Etika Publikasi
AN-NAZRI: Journal of Islamic Studies berkomitmen untuk menjunjung tinggi standar etika publikasi ilmiah serta mencegah segala bentuk pelanggaran publikasi. Jurnal ini mengacu pada COPE (Committee on Publication Ethics) Core Practices dan mengharapkan seluruh pihak yang terlibat dalam proses publikasi, yaitu penulis, editor, reviewer, dan penerbit, untuk mematuhi prinsip-prinsip etika tersebut.
Jurnal ini hanya menerbitkan karya ilmiah yang orisinal, berkualitas, serta menjunjung tinggi integritas akademik, transparansi, keadilan, dan akuntabilitas dalam setiap tahapan proses editorial dan publikasi.
Tanggung Jawab Penerbit
Yayasan Nik Abdul Aziz Riau (NAZRI) sebagai penerbit AN-NAZRI: Journal of Islamic Studies bertanggung jawab dalam mendukung independensi editorial serta memastikan bahwa seluruh proses publikasi dilaksanakan sesuai dengan standar etika publikasi internasional. Penerbit tidak melakukan intervensi terhadap keputusan editorial dan berkomitmen menjaga integritas rekam jejak ilmiah.
Tanggung Jawab Editor
Editor bertanggung jawab untuk:
- Menilai naskah berdasarkan kualitas ilmiah, orisinalitas, kontribusi, dan kesesuaiannya dengan fokus dan ruang lingkup jurnal.
- Menentukan keputusan publikasi berdasarkan hasil penelaahan reviewer dan kebijakan editorial.
- Menjamin proses peer review berlangsung secara adil, objektif, dan rahasia.
- Menjaga kerahasiaan seluruh naskah yang diterima.
- Menghindari konflik kepentingan dalam proses editorial.
- Menindaklanjuti dugaan pelanggaran etika publikasi sesuai dengan pedoman yang berlaku.
Tanggung Jawab Reviewer
Reviewer berkewajiban untuk:
- Memberikan penilaian yang objektif, konstruktif, dan tepat waktu.
- Menjaga kerahasiaan seluruh naskah yang ditelaah.
- Mengidentifikasi referensi penting yang belum dicantumkan oleh penulis.
- Melaporkan dugaan plagiarisme, publikasi ganda, maupun pelanggaran etika kepada editor.
- Menolak melakukan review apabila terdapat konflik kepentingan.
Tanggung Jawab Penulis
Penulis wajib:
- Mengirimkan karya ilmiah yang orisinal dan belum pernah dipublikasikan.
- Menjamin keakuratan data dan hasil penelitian yang disajikan.
- Memberikan sitasi yang benar terhadap karya ilmiah pihak lain.
- Tidak melakukan plagiarisme, fabrikasi data, falsifikasi data, maupun publikasi ganda.
- Mengungkapkan seluruh sumber pendanaan penelitian dan potensi konflik kepentingan.
- Memastikan seluruh penulis yang tercantum telah memberikan kontribusi ilmiah yang signifikan serta menyetujui naskah akhir.
- Segera memberitahukan editor apabila ditemukan kesalahan yang signifikan setelah artikel diterbitkan.
Etika Penelitian
Penelitian yang melibatkan manusia, hewan, maupun data sensitif wajib memenuhi standar etika penelitian yang berlaku dan memperoleh persetujuan dari komite etik atau lembaga yang berwenang apabila dipersyaratkan.
Kebijakan Plagiarisme
Seluruh naskah yang dikirimkan akan diperiksa menggunakan perangkat pendeteksi plagiarisme seperti Turnitin dan/atau iThenticate sebelum memasuki proses peer review. Naskah dengan tingkat kemiripan lebih dari 20% (di luar daftar pustaka, kutipan langsung, dan kemiripan minor) dapat dikembalikan kepada penulis untuk diperbaiki atau ditolak.
Jurnal menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap plagiarisme, self-plagiarism, fabrikasi data, falsifikasi data, manipulasi sitasi, maupun bentuk pelanggaran etika publikasi lainnya.
Konflik Kepentingan
Editor, reviewer, dan penulis wajib mengungkapkan setiap konflik kepentingan, baik yang bersifat finansial, kelembagaan, profesional, maupun pribadi, yang berpotensi memengaruhi proses publikasi atau interpretasi hasil penelitian.
Koreksi dan Pencabutan Artikel
Apabila ditemukan kesalahan yang signifikan atau pelanggaran etika setelah artikel diterbitkan, jurnal akan menerbitkan koreksi, pernyataan keprihatinan (expression of concern), atau pencabutan artikel (retraction) sesuai dengan pedoman COPE guna menjaga integritas rekam jejak ilmiah.